>CATATANKU 08-08-09

1 Comments
>Hari ini jatah masuk. Minggu depan baru dapet libur lagi.
Hari ini email tidak ada yang masuk, jadi tak banyak yang ku kerjakan.
Jadilah aku browsing berita di detik.com dan juga kompas.com

Kabarnya Noordin M.Top ketua jaringan teroris yang berkembang di Indonesia sudah tewas di rumah yang ditempatinya di Temanggung, Jawa Tengah.
Tapi, menurut kepolisian belum dipastikan apakah itu adalah jenazah Noordin M.Top atau bukan. Saat aku menulis ini, aku belum tahu kepastian kabarnya apakah benar-benar sudah tewas.

Kita semua berharap kalau sang buronan itu benar-benar tewas biar negeri ini aman. Capek rasanya kalau setiap keberadaan kita selalu dibayang-bayangi aksi pengebom-an. Maunya kan kemana kita melangkah tak selalu dibayang-bayangi rasa was-was akan kekejian teroris.

Kapan ya negeri ini lepas dari tragedi? Sepertinya negara yang aman cuman Canada. Sepertinya aku nggak pernah dengar negara itu bergolak. Walaupun krisis dunia melanda tapi rasa-rasanya Canada itu tak bergeming. Apa negara itu luput dari sorotan media? Harusnya sih tidak. Cuma benar-benar aku sepertinya tidak pernah dengar ada bom di Canada, keributan di dalam pemerintah, perang antar suku atau perang antar agama. Isu rasisme juga sepertinya tidak terdengar dari negara itu.

Alangkah senangnya bila dalam satu negara mulai dari pemimpin tertinggi sampai pada lapisan masyarakatnya hidup damai, bahu membahu, tak ada sikut menyikut, tak ada istilah teman makan teman atau pagar makan tanaman. Mungkin kalau semua dalam keadaan damai, para kuli tinta, para pencari berita akan banyak menganggur hehehe...

Mungkin semua konflik, perdebatan, perbedaan itu harus ada di muka bumi ini karena dengan itu hidup kita jadi berwarna, ada seninya ^_^. Lagipula selama manusia masih bernafas dan bernyawa tak pernah lepas dari masalah. Sekecil apapun masalah itu, tetap saja namanya masalah. Harus dihadapi, harus diselesaikan.

Kehidupan itu memang pasang surut. Lagipula semua yang ada di muka bumi ini ada waktunya. Ada waktu menangis, ada waktu tertawa, ada waktu pertemuan, ada waktu perpisahan seakan semua itu berpasang pasangan. Cuman, kita nggak bisa mengerti kenapa para teroris itu selalu berkeinginan memusnahkan makhluk hidup di muka bumi ini. Apa sejatinya tujuan mereka setelah mereka perlahan-lahan memusnahkan makhluk yang tak berdosa?

Hmm...aku nggak ada kata-kata lagi. Para teroris itu mengatas namakan perang jihad. Padahal perang jihad itu kan tidak harus menumpas orang-orang yang tak berdosa? Sungguh tidak pernah bisa dimengerti.

Biarlah Tuhan yang akan memberikan hukuman yang setimpal dengan perbuatan mereka. Penghakiman di "sana" lebih adil daripada penghakiman di bumi.


Tulisan Lainnya:

1 komentar:

  1. >Perang, terorisme & Kisruh antar suku n temen2nya..baru akan sirna klo kita semua mengedepankan kasih sayang.....Kita bukanlah manusia paling benar & orang lain bukanlah makhluq yg harus salah.Kita mungkin benar, tapi orang lain bisa jadi lebih benar. Dia mungkin salah, rasa mungkin juga bila kesalahan yg sama ada pada diri kitaTerorisme akan sirna bila sekat sosial juga dihilangkan. Para Teroris di Indonesia, umumnya adalah para penduduk yg secara Hierarki Sosial berada dalam strata menengah bawahSo, semua berpulang pada diri kita. Keluarga, Lingkungan dan pemerintah.slm ukhuwah elha021-92900184http://www.jangankedip.blogspot.com

    BalasHapus