>KEMATIAN...

0 Comments
>
Semalam aku menerima berita duka dari salah satu rekan kerja yang mana ibunya meninggal dunia. Mendengar kata-kata Kematian mungkin membuat kita semua bergidik. Bagaimana tidak, kata-kata itu bagai kata-kata tabu yang tidak boleh sembarangan diucapkan. Padahal kenyataannya semua orang akan mengalami kematian dan tidak ada yang kekal di muka bumi ini. Tapi jujur, buat aku mendengar kata "kematian" juga membuat bulu kuduk berdiri apalagi kalau menyangkut orang terdekat atau orang terkasih.

Ramai terdengar gonjang ganjing soal kiamat yang katanya bumi akan hancur di tahun 2012. Berbondong-bondong orang ingin tahu dari film yang sempat membuat antrian panjang di bioskop-bioskop seperti apa sih kiamat 2012 nanti? Sebenarnya berita tentang akhir jaman itu kan sudah dari kapan-kapan marak juga dibicarakan orang tapi begitu sudah ditetapkan tahunnya orang semakin kasak-kusuk. Kematian, kepunahan manusia sudah semakin dekat. Padahal menurut alkitab tidak ada seorang pun yang tahu kapan kiamat itu akan datang. Yang pasti saat ini manusia sudah berada di akhir jaman. Tanda-tanda akhir jaman yang tertulis di alkitab pun satu per satu di genapi.

Kalau kita semua sudah tahu bahwa suatu saat bumi ini akan berakhir harusnya masing-masing kita mempersiapkan diri. Mungkin dari amal dan perbuatannya sudah mulai diperbaiki. Kalau ditanya orang per orang mengenai kematian pada umumnya kata yang keluar adalah takut, belum siap. Saya pun akan menjawab hal yang sama. Siapa juga belum ada yang siap menyambut kematian kecuali orang yang sudah sakit parah biasanya mereka lebih berpasrah pada kematian, tapi kalau kematian itu sudah menjemput siapa yang kuasa untuk menolaknya? Beda dengan orang yang menawarkan dirinya pada malaikat kematian alias bunuh diri. Orang yang bunuh diri itupun pasti ada rasa takut pada kematian hanya saja semua itu dilawannya kalau mengingat pada beban hidup, rasa sakit hati dan memilih mengakhiri hidup daripada harus menghadapi persoalan hidup.

KEMATIAN...kematian adalah awal kehidupan baru setelah di bumi. Bila amal ibadah perbuatan kita semasa hidup baik maka surga/nirwana akan menerima kita dengan tangan terbuka. Sekalipun raga ini sudah tak mampu bergerak, ruh ini akan tetap hidup kekal dan terbebas dari rasa sakit, sedih, penderitaan. Tetapi bila amal ibadah perbuatan kita semasa hidup tidak baik, seperti yang kita semua sudah tahu bahwa pintu neraka pun tak kalah lebarnya menyambut jiwa-jiwa yang siap untuk dihanguskan, mengalami pencucian jiwa yang abadi.

Pertanyaannya apakah kita sudah siap jika kematian menjemput? Apakah bekal rohani yang sudah disiapkan untuk menghadap-Nya?


Tulisan Lainnya:

Tidak ada komentar: