>The Art Of Life=Seninya Hidup

0 Comments
>Mmmm...kalau bicarain tentang seninya hidup itu bisa saja tentang warna-warna dalam kehidupan. Yang namanya hidup itu penuh warna tidak hanya hitam dan putih tapi seperti pelangi. Bahkan dalam satu hari manusia itu bisa menikmati warna-warna itu secara bergantian. Mungkin ada yang konstan, mungkin juga ada yang berfluktuatif. Pagi bisa menikmati warna biru, siang bisa berubah merah, malam bisa berubah menjadi biru lagi.

Tuhan menciptakan manusia dengan segenap akal budinya dan manusia juga diberi kebebasan untuk memilih. Hasil karya Tuhan inilah yang menghadirkan warna/seni dalam hidup manusia itu sendiri.

Manusia itu banyak maunya, banyak inginnya juga mimpinya. Tapi ada juga manusia-manusia yang terlalu kreatif sampai-sampai bisa mengadu domba orang lain. Dinamika kehidupan...Ada saja manusia-manusia usil yang suka ngurusin urusan orang lain, sibuk mencibir, sibuk mencela, sibuk menggunjing, padahal kehidupan pribadi orang itu belum tentu seratus persen benar.

Kenapa manusia itu hidup tidak bisa berdampingan dengan damai? Kenapa tidak bisa mengurusi urusan masing-masing? Kembangkanlah sikap toleransi, kan enak tuh kalau ada damai sekalipun kita ini hidup dengan beragam jenis perbedaan.

Seperti halnya berpasangan banyak aku mendengar keluhan dari teman-teman tentang pasangan hidupnya tak luput juga aku. Terkadang sampai terpikir pasangan seperti apa sih yang diinginkan sebenarnya? Apakah seorang pangeran yang sempurna seperti di dongeng-dongeng klasik? Kita ada di dunia nyata bukan di dunia khayal dan harusnya mensyukuri dan menerima kelebihan kekurangan pasangan kita. Tapi ya terkadang bagi seseorang yang terbiasa sendiri disaat mempunyai pasangan merasa seperti ada ruang gerak yang dibatasi. Padahal bila semua disikapi secara wajar, komunikasi yang baik tidak ada kendala yang berarti antara saat sendiri atau saat mempunyai pasangan.

Ketidak puasan dalam pencapaian hidup juga menjadi bagian seninya hidup, karena akan ada banyak cara dilakukan untuk mencapai suatu tujuan tertentu dan caranya ini bisa bersih, bisa kotor semua itu terpulang lagi kepada individu yang menjalankannya.

Menurut saya dinikmati sajalah proses kehidupan ini toh semua yang terjadi di dalam hidup ini sudah pasti seijin yang Diatas dan tinggal pandai-pandainya manusia dalam memilih dan menjalankannya. Selama hayat dikandung badan seninya hidup itu akan terus mengikuti dan tak terpisah...


Tulisan Lainnya:

Tidak ada komentar: