Kota Kembang

0 Comments
Tgl. 1/5/10 lalu aku jalan-jalan lagi ke Kota Kembang tapi, kali ini tidak sendiri tapi ber-5 sama teman kantor.

Ada senangnya juga jalan ramai-ramai tapi, buat aku ternyata lebih enak jalan sendiri atau berdua sama "soulmate" aku, Linda namanya. Kalau urusan jalan kami lebih sehati dibanding sama teman-teman kantor. Mungkin karena aku dan Linda sudah berteman lebih lama dibanding teman-teman kantor, lagipula kegemaran kami sama jadi klop deh..

Jalan-jalan di Kota Kembang seperti biasa aku pasti mengunjungi Jl. Braga. Kali ini aku kembali lagi ke toko kue Sumber Hidangan. Toko yang sudah berdiri dari tahun 1929 itu sepertinya masih mempertahankan kesan "kuno" nya. Mulai dari timbangan kue, tata ruangannya, kasirnya, cara membungkus roti tawarnya bahkan pelayannya juga yang sepuh-sepuh. Ini seperti menandakan eksistensi toko kue ini yang berpuluh-puluh tahun mendiami kawasan Braga tersebut. Aku menyukai es krim home made yang ada di Sumber Hidangan yang berlabel "Marasquino". Itu adalah es krim vanilla dipadu dengan rhum. Rasa rhum-nya itu bener-bener mak nyuuuusss kalau kata Pak Bondan. Ngga ada yang bisa menandinginya. Aku sudah pernah mencoba es krim rasa rhum raisin di gerai es krim manapun tidak ada yang bisa menandingi rasa rhum seperti di es krim Sumber Hidangan. Hmmm....nikmatnya...

Lalu aku juga kembali menyambangi Yoghurt Cisangkuy yang terkenal itu. Ini kali kedua aku datang dan menikmati menu yoghurt yang berbeda. Aku sudah mencoba special yoghurtnya, campuran moka dan rhum lalu kemarin aku mencoba tomato yoghurt juice. Hmm...ternyata aku lebih suka special yoghurt-nya karena rasa rhum-nya yang sempat membuat tenggorokanku kaget waktu pertama kali menyeruput ternyata memberi cita rasa tersendiri di yoghurt itu.

Bandung itu pantas kalau di juluki kota fashion dan kuliner karena semua kegiatan itu terpusat di sana. Factory outlet bertebaran dimana-mana begitu juga dengan kulinernya. Jenis kuliner apa saja ada di Bandung mulai dari batagor, nasi timbel, sop buah, nasi bakar, nasi bancakan, nasi kalong wah pokoknya bagi pecinta kuliner cocoklah untuk wis-kul di Bandung.

Jarak tempuh Bekasi-Bandung yang sudah bisa dijangkau dalam waktu kurang lebih 2-3jam, juga moda transportasi yang beragam membuat aku betah bolak-balik Bandung. Seandainya Jogja bisa sedekat Bandung mungkin akan berlaku hal yang sama ^_^


Tulisan Lainnya:

Tidak ada komentar: