Memaknai Tahun Baru

0 Comments
Tahun ini sudah memasuki tahun yang baru, yaitu 2011. Hari ini saya menulis di hari kelima bulan yang pertama di tahun yang baru. Masih tersisa 360 hari lagi. Tidak ada satu manusiapun yang tahu apa yang akan terjadi 360 hari kedepan. Keadaan seperti ini selalu terjadi tahun lepas tahun.

Setiap pergantian tahun selalu ada kemeriahan, selalu ada perayaan mulai dari hotel berbintang sampai di tempat-tempat hiburan seperti Monas, Ancol, Puncak semua tempat penuh dan macet di beberapa ruas jalan. Semua tidak ada yang mau ketinggalan detik-detik pergantian tahun. Bagi kaum sosialita kumpul-kumpul di malam tahun baru sudah menjadi tradisi tapi, untuk saya yang bukan termasuk kaum sosialita melewati malam tahun baru di rumah saja sudah cukup. Tapi setelah lewat pukul 00.00 apa yang akan terjadi? Semua kemeriahan tinggal kemeriahan. Di tempat-tempat umum yang dipakai untuk kemeriahan hanya meninggalkan serakkan sampah-sampah.

Setiap tahun semua manusia termasuk saya selalu berharap yang lebih baik di tahun baru. Berbagai macam asa digantungkan di tahun yang baru. Sekarang yang diinginkan tinggal pencapaiannya saja. Mudah-mudahan apa yang diinginkan, apa yang direncanakan ditahun ini bisa tercapai sesuai harapan. Jangan lupa sertakan Tuhan dalam setiap rencana dan keinginan.

Tahun ini mudah-mudahan pemerintah juga ada perubahan ke arah yang lebih baik, kasus demi kasus bisa diselesaikan bukannya malah tambah kasus dan tambah ruwet.

Maknailah tahun yang baru ini dengan segala macam bentuk kepositifan. Masih ada 360 hari lagi loh :)

Salam meriah & positif


Tulisan Lainnya:

Tidak ada komentar: