>Travellous part 2 by Andrei Budiman

0 Comments
>Membaca Travellous part 2 tidak semenarik Travellous. Kalau pada buku pertama (Travellous) terasa sekali aroma jalan-jalannya, bagaimana Andrei (Rei) berjuang meraih mimpi kanak-kanaknya untuk melihat menara Eifel, di buku kedua ini lebih pada kisah percintaan Rei.

Jujur aku lebih menyukai buku Travellous pertama dibanding yang kedua. Bukannya tidak menarik kisah percintaan Rei, tapi untuk buku ke-2 mungkin lebih tepat judulnya Travellous of Love. Ada sih kisah perjalanannya yaitu waktu Rei dan teman-temannya nonton konser Pearl Jam dari kota Lyon ke Antwerpen. Juga perjalanan yang lain.

Satu yang menarik, yaitu waktu Rei jadi wartawan gadungan meliput perayaan hari kemerdekaan Indonesia di KBRI Perancis. Awal kenekatan Rei karena, rasa lapar yang mendera. Tapi, hasil akhirnya membanggakan juga karena, liputan Rei menjadi headline di koran lokal Banjarmasin dan membuat ibunya bangga. Jadi, selain dapat makan gratis, bertatap muka langsung dengan orang-orang penting di Eropa, jadi satu-satunya jurnalis dari Indonesia yang meliput, Rei bisa membanggakan orang tuanya :).

Tapi, maaf ya Rei, aku lebih suka Travellous pertama.


Tulisan Lainnya:

Tidak ada komentar: