1 Perempuan 14 Laki-Laki

0 Comments
Dari judul menarik ya "1 Perempuan 14 Laki-laki" terus lanjut ke sinopsis di belakang judul, menarik juga. Ya sudah aku memutuskan membeli buku ini. Apalagi ini buku pertama mba Djenar yang ku baca.

Setelah membaca ternyata maksud dari judul buku ini yaitu, duet menulis mba Djenar dengan 14 laki-laki yang bertalenta di dunia tulis menulis. Kebanyakan ceritanya tentang indahnya hubungan antara laki-laki dan perempuan yang ditulis dengan bahasa yang sedikit vulgar, detail.

Keciri sekali duet mba Djenar dengan Sujiwo Tejo, Butet Kartaredjasa dan Romo Mudji Sutrisno. Kalo dengan Sujiwo Tejo tertanda dengan nama-nama pewayangan secara beliau adalah seorang dalang juga. Dengan Butet Kartaredjasa tertanda dengan bahasa-bahasa jawa yang buatku itu Butet banget. Dengan Romo Mudji tertanda dengan adanya unsur-unsur keagamaan.

Yang ga ada kata-kata vulgar hanya duet mba Djenar dengan Lukman Sardi yang bercerita tentang masa lalu seorang suami dimana ternyata waktu masa SMA dulu pernah menyukai perempuan lain teman sekelasnya tapi, menikahi pacar setianya semasa SMA. Curhat-an si suami diketahui istrinya lewat buku hariannya setelah puluhan tahun berlalu.

Pada bab "Kupunyakupu" ada filosofi tentang bagaimana meraih sebuah impian, begini katanya:
"Sebelum kamu menggenggam bola, ia hanyalah imajinasimu. Dan ketika kamu mendapatkannya, ia menjadi obsesimu. Namun keduanya tetap tidak akan menjadi nyata ketika kamu tidak dapat melihatnya karena terhalang oleh karton itu. Karton itu adalah dirimu. Dan diri sendiri adalah musuh terbesar pada setiap manusia. Penghalang kita untuk belajar melepaskan sesuatu yang sebenarnya hanyalah imajinasi dan obsesi saja. Tidak nyata."


Tulisan Lainnya:

Tidak ada komentar: