Kesayanganku

0 Comments
Aku punya cerita, cerita tentang teman tidurku. Dia kunamakan si mungil. Entah apa yang mendasari aku memanggilnya itu. Setiap malam selalu kepeluk, kuciumi dia.

Bau khasnya setelah kucium dia membuatku menjadi rileks. Kepeluk lagi, kucium lagi. Meskipun dia tidak bicara, tapi dia lah saksi hidupku. Saat aku senang, sedih. Apalagi di saat sedih, airmataku kerap membasahinya. Dia tahu itu..

Sempat terbesit di pikiranku, ketika ku mati aku ingin si mungil ada di peti matiku. Aku ingin ditemaninya tak hanya saat ku hidup, tapi sampai ku mati.

Si mungil namanya, setiap malam selalu kupeluk, selalu kucium. Bila pagi datang, rasanya enggan aku meninggalkannya. Kalau aku sakit, aku manja sekali padanya. Ku peluk terus dia erat-erat. Bau khasnya membuatku tak henti untuk selalu menciumnya. Dia seakan jimat sebelum tidurku.

Dialah mungilku, teman tidurku, kesayanganku..


Tulisan Lainnya:

Tidak ada komentar: