Penipu oh Penipu (kisah nyata)

0 Comments
Minggu lalu, pagi-pagi aku denger di radio ada modus penipuan baru yang memakai anak sebagai umpan.

Kan modus penipuan mama, papa atau om yang minta pulsa kan udah ga kena nih maksudnya orang udah ga percaya lagi sama sms sms begitu. Nah, sepertinya ada modus baru (tapi, ga tau ya menurut pembaca ini modus baru atau lama) yaitu, memakai anak sebagai umpan. Biasanya ibu-ibu nih korbannya.

Maksudnya gimana sih? Maksudnya gini, si penipu telpon ke korban bilang kalo anaknya kecelakaan, sekarang di rumah sakit dan butuh biaya. Dalam hal ini, artis Claudia Harahap pernah jadi korban, hanya penyiar radio ga nyebutin berapa nilai yang diminta si penipu. Setelah dicek ke sekolah anaknya Claudia sehat-sehat saja.

Itu paginya, siangnya temen kantorku sebelum istirahat cerita kalau adiknya baru kena tipu. Temenku bilang, ada yang telpon ke rumahnya kalo ponakan temenku itu jatuh dari tangga sekolah, banyak darah, keadaan kritis dan dirawat di RS Husada. Dokter yang menangani butuh alat yang harganya 17,2 juta. Alhasil karena panik, adik temenku itu langsung ikutin perintah si penelpon. Cuman adik temenku itu salah denger, yang ke transfer 7,2juta itu ditransfer via m-banking. Kata si penelpon sisa 10juta transfer aja lewat ATM. Setelah itu adik temenku telpon pacarnya. Jadi 10juta itu tidak sampai di transfer.

Setelah dicek ke sekolah, ponakan temanku itu sehat-sehat saja dan belajar seperti biasa. Hanya keanehannya, si penipu itu tahu nama ponakan temenku, cuman data yang salah di sekolahannya itu tidak ada tangga.

Tapi, namanya orang panik tidak akan sempat berfikir panjang, apalagi yang diatasnamakan anak kecil. Cuman kata temenku, sepertinya adiknya itu dihipnotis, soalnya waktu ditanya lagi, ga ingat banyak gimana runutan awal kejadiannya.

Kasus penipuan seperti ini pastilah ada sindikatnya. Kata temenku kejadian penipuan itu seminggu sebelumnya pernah terjadi di sekolah yang sama hanya saja orang tua anak SMP yang menjadi korban.

Semoga cepat tertangkap pelakunya. Dan bagi orang tua, sebelum bertindak cek ke sekolah dan usahakan jangan panik.


Tulisan Lainnya:

Tidak ada komentar: