Crush On You

0 Comments
Ga apa-apa ya judulnya kebarat-baratan tapi, isinya keindonesia-indonesiaan hehehe..

Ngomongin seseorang yang disukai. Aku punya kisah untuk terus mengenang orang ini. Ga perlu sebut nama ya, ga etis jadi aku menamainya mas keren.

Aku mengenal dirinya 3 tahun lalu lewat salah satu jejaring sosial. Perkenalan yang tak disengaja dan akhirnya menjadikan kami berteman bahkan sampai sekarang.

Selama satu tahun pertama aku mengenalnya, timbul suatu rasa di hati ini. Mas keren seseorang yang pintar. Wawasannya luas sekali. Terpesona? Hmm.. Jujur iya. Aku suka dengan pria yang berwawasan luas dan enak diajak ngobrol. Selama setahun mengenalnya kami belum pernah bertemu.

Akhirnya diaturlah waktu untuk kopi darat (kopdar). Sebelumnya memang sudah melihat wajah mas keren dari foto. Dan kekagumanku pada dirinya semakin bertambah saat kami ketemu.

Sosok mas keren sedang-sedang saja. Tidak gemuk dan tingginya mungkin sekitar 170-an cm. Warna kulitnya sawo matang dan rambutnya pendek cepak biasa. Bagiku pribadi selain kepandaiannya, yang ku suka adalah senyumnya. Kalau mas keren tersenyum manis sekali (lebih manis dari gula jawa *lebay* hehehe) dan memperlihatkan deretan rapi gigi geliginya.

Mas keren bisa dibilang seorang pendengar yang baik. Selalu memperhatikan saat aku bercerita. Pun sebaliknya aku. Memandang wajahnya tak pernah bosan.

Aku suka dia, tapi tak pernah bisa diungkapkan. Aku tak ingin kehilangannya, aku ingin selalu bisa melihat senyumnya, menatap matanya. Selama 3 tahun berteman dengannya hanya beberapa kali pertemuan saja, tak pernah bisa melenyapkan rasa ini padanya dan tak akan menghilangkan gambaran wajahnya.

Mas keren selamanya tetap keren buatku :))

Jakarta, 21 April 2013


Tulisan Lainnya:

Tidak ada komentar: