Tetangga Oh Tetangga

0 Comments
Kali ini gue mau ngomongin tetangga gue, persis sebelah rumah gue. Ceritanya begini, gue dulu pindah dari Ciledug ke Bekasi waktu gue mau naik kelas 2 SMEA kalo nggak salah sekitar tahun 1994. Gue punya tetangga lucu inisialnya L. Waktu itu dia sekitar kelas 5 SD dan punya adik cowok yang masih berumur sekitar 3 tahun, inisialnya B.

Waktu berlalu, tetangga gue itu sempet pindah rumah ke rumah dinas bokapnya di daerah Petojo. Kayaknya selama dia SMP-SMA deh. Begitu mau mulai kuliah, dia balik lagi ke Bekasi dan masih menempati rumah yang sama di sebelah rumah gue.

Cuma yang bikin gue suka senyum-senyum sendiri kalo inget, itu anak ya dari gue kenal dulu masih kecil dan belum bisa gue ajak jalan-jalan ke mall. Sekarang, gue ngerasa seumuran sama dia. She's my partner in crime. Kita udah bisa hang out bareng, ngobrol juga nyambung-nyambung aja. Punya kesenengan yang sama. Apalagi sekarang dia udah kerja, temen-temen kerjanya jadi temen-temen gue juga.

Kadang gue ngerasa amazed, oh my god. She's become my best friend now. Kadang gue bisa minta advise ke dia tentang masalah yang gue hadapi. Soal per-cowok-an kita juga nyambung, isn't it great? I just feel like I have a sister. Life is grow...

Semoga persahabatan beda usia ini bertahan sampai akhir hayat. Di manapun gue berada nanti, hubungan baik itu akan tetap terjaga. Komunikasi akan terus berjalan. Nggak akan pernah terputus, oleh jarak sekalipun.


Tulisan Lainnya:

Tidak ada komentar: