Mujizat Dibalik Bencana

1 Comments
image



Bencana itu memang merusak, menghancurkan, bahkan sampai memisahkan dari orang-orang yang dikasihi. Tapi, ada hal menarik buat gue. Di desa Jemblung, Karang Kobar, Banjarnegara, ada satu rumah beserta kebunnya selamat, nggak kena longsor sama sekali.

Kalo dilihat, letak rumah itu sama aja sih dengan rumah-rumah yang lain. Kalopun kena gunturan pasti kena juga. Rumah tersebut adalah rumah yang biasa dipakai ngaji oleh anak-anak. Sayang, guru ngaji dan anaknya yang pertama meninggal dunia. Menjadi korban gunturan. Yang selamat hanya istrinya yang sedang hamil. Guru ngaji tersebut menjadi korban karena saat kejadian, beliau sedang membantu orang tuanya memetik sayuran.

Asli, gunturan tanah itu seakan membelah, melintasi rumah itu. Sama sekali rumah itu nggak terdampak. Merinding gue waktu denger kisahnya dan ngeliat sendiri posisi rumah itu.

Keajaiban, mujizat, miracle sepertinya suka ngiringin saat bencana melanda suatu daerah. Seakan Tuhan ingin nunjukin kalo Dia itu ada dan manusia itu nggak boleh lari atau menyalahkan Tuhan. Di setiap bencana itu pasti ada rencana indahnya Tuhan. Apalagi rumah itu dipakai untuk doa oleh anak-anak. Doa anak-anak itu lebih diijabah Tuhan.

Gue pernah baca headline berita tentang rumah itu di twitter tapi, sampai hari ini belum pernah baca dan gue denger dari warga yang tau kisahnya. Mau dipandang dari sudut ilmiah atau apapun, gue masih tetep percaya sama kebesaran Tuhan dan rumah itu terlewati karena Tuhan mau bicara sesuai jalanNya.


Tulisan Lainnya:

1 komentar:

  1. Mantaaffzz...sedep banget tulisannya ms.Evi...keep writing n trust you'll achieve your resolutions #baru sempet merapat :)

    BalasHapus