Fast and Furious 7

0 Comments
Gue emang nggak begitu ngikutin serial film Fast and Furious. Yang pernah gue tonton cuman FF yang Tokyo Drift. Even FF6 yang ada Joe Taslim-nya juga gue nggak nonton. Tapi, FF7 ini kayaknya nggak boleh terlewat, soalnya ini film terakhir alm. Paul Walker.

FF7 ini berkisah tentang balas dendam seorang kakak, Decker Shaw (Jason Statham) yang mana di FF6 dilumpuhkan Dominic Torreto (Vin Dissel) dkk. Pertarungan balas dendam ini melibatkan polisi Hobbs (Dwayne Johnson) yang memang Decker ini salah satu buronan besar polisi. Terus Dom dkk ini punya misi untuk nyelametin seorang hacker yang punya program God's Eye, dibantu sama polisi Frank Petty (Kurt Russel).

 Di sekuel yang ke-7 ini Dom tetep di bantu sama Brian O'Connor (Paul Walker), ada Letty (Michelle Rodriguez), Roman (Tyrese Gibson), dan Tej (Chris Bridges). Untung ada Roman, jadi film ini ada sisipan humornya :D

 Tegang? Udah pasti. Saat kejar-kejaran antara Dom, dkk dengan Dereck Shaw dan usaha nyelametin Ramsey, si hacker. Mulai dari mobil terbang sampe mobil mewah melayang melewati tiga menara kondominium di Dubai entah dari ketinggian berapa. Pokoknya keren bingits dan memacu adrenalin.

 Gue nggak pernah baca sinopsis FF7, jadi gue nggak pernah tau apakah tokoh Brian itu dimatiin apa nggak dan sepanjang nonton itu gue nungguin scene mana yang matiin tokih Brian. Ternyata dari awal sampe abis Brian tetep maen terus. Hanya scene terakhir memperlihatkan Dom sama Brian pisah jalan. Sedih. Sempet nangis gue karena kata-kata Dom.

Setelah nonton baru gue tau kalo tokoh Brian itu digantikan sama adik-adiknya Cody dan Calleb Walker. Hanya untuk bagian wajah dan suara dibantu sama teknik CGI. Itulah canggihnya Hollywood, bisa menghidupkan kembali tokoh yang meninggal di tengah-tengah proses pembuatan film sehingga film itu bisa selesai.

Untuk menghormati alm. Paul, tokoh Brian dikisahkan mengundurkan diri dari kegiatan balap dan fokus di keluarga. It's very sweet ending. Meskipun pada saat proses syuting semua pemain merasakan susahnya mengatur emosi kesedihan tapi, hasil akhirnya justru keren bingits.

Kalopun nantinya ada sekuel FF dan tokoh Brian nggak maen lagi, pecinta FF akan mengingatnya dengan manis. Gue kasih nilai 10 deh :)


Tulisan Lainnya:

Tidak ada komentar: