Gerbang Dialog Danur - Risa Saraswati

1 Comments
Judul buku : Gerbang Dialog Danur
Penulis : Risa Saraswati
Jumlah halaman : 236
Penerbit : Bukune

Buku ini gue baca sehari setengah. Menarik. Satu kata untuk buku ini. Dari judul dan cover sampul langsung menarik perhatian waktu gue melihat buku ini terpampang di toko buku.

"Jangan heran jika mendapatiku sedang bicara sendirian atau tertawa tanpa seorang pun terlihat bersamaku. Saat itu. mungkin saja aku sedang bersama salah satu dari lima sahabatku. Kalian mungkin tak melihatnya. Wajar. Mereka memang tak kasat mata dan sering disebut... hantu---jiwa-jiwa penasaran atas kehidupan yang dianggap mereka tidak adil.

Kelebihanku dapat melihat mereka adalah anugerah sekaligus kutukan. Kelebihan ini membawaku ke dalam persahabatan unik dengan lima anak hantu Belanda. Hari-hariku dilewati dengan canda Peter, pertengkaran Hans dan Hendrick—dua sahabat yang sering berkelahi—alunan lirih biola William, dan tak lupa; rengekan si Bungsu Jahnsen.
Jauh dari kehidupan "normal" adalah harga yang harus dibayar atas kebahagiaanku bersama mereka. Dan semua itu harus berubah ketika persahabatan kami meminta lebih, yaitu kebersamaan selamanya. Aku tak bisa memberi itu. Aku mulai menyadari bahwa hidup ini bukan hanya milikku seorang...

Buku ini ditulis sama Risa Saraswati yang ternyata punya sixth sense. Kelebihan yang dia miliki awalnya membuatnya senang bisa bertemu dan bersahabat dengan lima orang anak laki-laki Belanda juga bisa berkomunikasi dengan tiga orang perempuan Belanda yang tinggal di rumah neneknya.

Tapi, semenjak ditinggal oleh lima orang sahabatnya itu Risa merasa bahwa tidak ada lagi gunanya memiliki kemampuan istimewanya itu. Risa berusaha keras untuk menutup mata dan telinganya tapi, semakin dia berusaha keras, semakin banyak gangguan yang dia terima.

Sepanjang gue baca cerita ini gue jadi inget sama temen-temen yang punya kelebihan seperti Risa. Rupanya sosok-sosok astral lokal (baca: hantu-hantu indonesia) terlihat lebih menyeramkan dibanding sosok-sosok astral bule (baca: hantu-hantu belanda) yang terlihat lebih elegan. Udah jadi hantu aja mereka tetap terlihat elegan sama seperti semasa hidup. Info ini dibenarkan sama temen gue yang udah pengalaman lihat sosok hantu belanda di kantor tempatnya bekerja.

Rupanya keakraban, kedekatan Risa dan lima orang sahabat tak kasat matanya benar-benar nggak bisa tergantikan oleh apapun. Dari Risa SD sampai dewasa justru sahabat-sahabat tak kasat matanya itulah yang selalu menemani. Rasa sedih kehilangan Peter dan teman-temannya terus membayangi Risa. Dari buku ini juga gue baru apa itu danur. Danur adalah air yang keluar dari bangkai (mayat) yang sudah membusuk. Gue suka genre bacaan seperti ini. Buat gue yang baru pertama kali baca tulisan Risa Saraswati, tulisannya cukup informatif. Alur maju mundurnya juga nggak bikin bingung. Kalo buat gue smooth :)) 


Tulisan Lainnya:

1 komentar: