Jakarta City Tour

1 Comments
Hari ini adalah sesuatu buat gue. Sabtu ini rencana gue mau ngajak bokap refleksi bareng di tempat langganan gue di salah satu mol di daerah Kelapa Gading. Setahu gue, tahun lalu gue ke sana, weekend juga ada happy hour untuk refleksinya. Gue ajakin si bokap pagi-pagi ke sana. Nyampe di sana, gue lihat daftar harganya dapet nih happy hour. Tanpa basa basi lagi, langsung aja gue masuk dan daftar. Terus si mas-mas pendaftaran bilang gini, "Weekend nggak ada happy hour. Kena tarif normal. Happy hour-nya dari Senin-Kamis aja." Waduh! Bokap gue langsung ngajak gue untuk ngurungin niat refleksi. Kemahalan buat berdua. Ya sudah. Nggak jadi refleksi deh.

Bokap ngajakin makan soto kaki sapi di bilangan Mangga Besar. Tapi, gue bilang ini masih jam 11 apa iya udah buka? Terus bokap ngajakin muter-muter kotu aja. Ya udin, oke lah. Tiba-tiba di jalan dia kepikiran mau ke Museum Nasional, katanya dia belum pernah ke sana. Tapi, ke daerah Medan Merdeka situ motor nggak boleh lewat deh. Akhirnya kita putusin parkir motor di kotu, abis itu naek transjakarta turun di halte monas, tinggal nyebrang deh.

Museum Nasional Indonesia (dok.pribadi)
Sip! Perjalanan lanjut ke MusNas. Nyampe sana langsung masuk menjelajah ruangan demi ruangan. Ternyata di MusNas lagi ada pameran Teruntuk Sang Maha Indah, yaitu Pameran Religi dan Kesenian Nusantara. Pameran itu berlangsung dari tanggal 18 Agustus - 7 September 2015.

Gue nggak akan kupas mengenai isi yang ada di MusNas. Seperti yang kita semua tahu, di MusNas itu banyak artefak-artefak peninggalan sejarah, etnografi daerah-daerah yang ada di Indonesia dari Sumatera sampai Papua. Lalu di bangunan baru terdapat koleksi peradaban mulai dari manusia purba sampai saat ini dengan begitu banyak ragam budaya. Amazing loh sama Indonesia :)


Nini Towok (dok.pribadi)
Gue beranjak ke ruang Pameran Religi dan Kesenian Nusantara. Di dalamnya berisi banyak patung dewa umat Budha, Hindu, lalu ada Al Quran yang diterjemahkan dalam bahasa Jawa. Ada kitab Perjanjian Baru yang diterjemahkan ke bahasa Arab. Ada Al Quran raksasa, Al-Qur'an Mushaf Pusaka dari kertas karton manila, tinta dengan ukuran 50x80 cm. Lalu bergeser ke adat istiadat ada patung Si Gale-Gale, Ada seperangkat alat yang digunakan untuk memandikan tengkorak di daerah Sulawesi sana. Terus ada boneka macam jelangkung yang disebut Nini Towok terbuat dari kayu, kain dan tempurung kelapa, dan masih banyak lainnya. Lalu ada juga kain-kain yang dipakai untuk menutup orang yang sudah meninggal (mayat).

Ini gue share petikan dari brosur tentang pamerannya :
"Indonesia negeri keragaman. Hal ini tidak lepas dari sejarah budaya bangsa ini yang banyak mendapatkan pengaruh dari bangsa luar seperti: India, Tiongkok, Arab, Persia dan Eropa. Pengaruh-pengaruh tersebut kemudian melebur dengan kebudayaan lokal dan menjadi satu ke-khasan budaya bangsa Indonesia. Keragaman tersebut bukanlah faktor pembeda, namun menjadi faktor pemersatu masyarakat Indonesia dalam falsafah Bhinneka Tunggal Ika.

Pameran Religi dan Kesenian Nusantara: Teruntuk Sang Maha Indah, merupakan repleksi dari keragaman budaya tersebut. Koleksi-koleksi yang dipamerkan merupakan koleksi dari Museum Nasional Indonesia, Galeri Nasional Indonesia, Museum Provinsi Kalimantan Barat, Anjungan Kalimanta Timur-TMII, Bayt Al-Qur'an dan Museum Istiqlal, Museum Katedral, Museum Bentun Heritage, Museum Wayang dan Museum Alkitab.

Tema-tema yang diangkat dalam pameran ini hanyalah segelintir dari keragaman budaya tersebut. Semoga pameran ini setidaknya dapat memberikan pengetahuan bagi para pengunjung tentang keragaman budaya Bangsa Indonesia, bangsa yang toleran dan harmonis dalam kehidupan beragama, bersosial dan berbudaya."

Nah, mumpung masih ada waktu, kunjungi MusNas ya. Kalo yang weekend nya belum jelas mau kemana dan ngapain, belajar mengenal Indonesia dari sisi budayanya. Menakjubkan.

Abis itu, gue sama bokap nyobain naik bis City Tour yang cuman muter-muter dari bunderan Hotel Indonesia, terus mengarah Harmoni, melintasi gereja Katedral, masjid Istiqlal, Monas, begitu seterusnya. Gratis dan seneng bisa naik bis tingkat :)

Oh ya, gue share juga ya Program Kegiatan Pameran Religi dan Kesenian Nusantara-nya:

30.08.2015. Pkl. 09.00-17.00
MENARI BERSAMA : TARI ZAPIN, WORKSHOP GAMELAN,
WORKSHOP: MEMBATIK, MEMBUAT WAYANG & MEMBUAT TERAKOTA

 01.09.2015. Pkl. 09.00-12.00
WORKSHOP GAMELAN, MEMBATIK, MEMBUAT WAYANG & MEMBUAT TERAKOTA


05.09.2015. Pkl. 09.00-17.00
MENARI BERSAMA: TARI ENGGANG (ANJUNGAN KALIMANTAN TIMUR TMII), WORKSHOP GAMELAN, MEMAHAT PATUNG ASMAT


06.09.2015. Pkl. 09.00-12.00
MENGANYAM WADAH SESAJI


Tulisan Lainnya:

1 komentar:

  1. Ah, Pergi bersama laki-laki yang disebut ayah itu memang selalu menyenangkan. Meski niat awal gak kesampean, ya tetep aja happy! :D

    BalasHapus