For One More Day

0 Comments
Judul: For One More Day
Penulis: Mitch Albom
Penerbit: Sphere, 2006
Halaman: 197
ISBN: 978-0-7515-3753-6

Pernah merasa gagal dalam hidup?, pernah merasa diabaikan oleh keluarga? Pernah ingin mengakhiri hidup?

Jawabannya, baca buku ini. Gue yang terlanjur cinta sama buku-buku Mitch Albom menemukan buku ini di rak buku khusus untuk staff di sekolah gue. Dan buku yang gue baca ini versi bahasa Inggrisnya.

Dia adalah Charles Benetto, seorang laki-laki yang hancur hidupnya karena alkohol dan penyesalan. Dia kehilangan pekerjaan. Dia ninggalin keluarganya. Yang paling membuat dia terpukul, dia nggak diundang ke pernikahan anak perempuannya. Akhirnya memutuskan untuk mengakhiri hidupnya.

Charles mengambil perjalanan tengah malam untuk kembali ke kampung halamannya. Perjalanan terakhirnya. Dalam keadaan limbung, dia berada di rumah lamanya. Ada hal mengejutkan lain yang dia temui. Ibunya yang sudah meninggal delapan tahun lalu berada di sana dan menyambut Charley seakan tidak pernah terjadi apa-apa.

Berikut adalah satu hari yang tampaknya biasa begitu banyak dari kita merindukan untuk: kesempatan memperbaiki dengan kehilangan orang tua, menjelaskan rahasia keluarga dan untuk mencari pengampunan.

Pengalaman Charles bersama ibunya selama satu hari begitu menyentuh. Bikin gue meleleh baca kisahnya. Ngingetin gue ke alm. nyokap. I miss her so much.

Buku ini ditulis Mitch berdasarkan kisah nyata. Di halaman prakata, Mitch menuliskan:

Mungkin kamu tidak mempercayainya. Tapi, tanyalah dirimu sendiri begini: pernahkah kamu kehilangan seseorang yang kamu cintai dan berkesempatan sekali lagi untuk ngobrol, sekali lagi memperbaiki waktu yang kamu pikir tidak akan ada selamanya? Jika demikian, kamu tahu kamu bisa pergi seumur hidup untuk mengumpulkan hari-hari dan tidak akan lebih besar dari pada satu yang ingin kamu miliki kembali.

Bagaimana jika kamu mendapatkannya kembali?

Buku-buku Mitch banyak memberi edukasi menurut gue. Seperti di buku ini, kematian bukan akhir penyelesaian masalah. Tapi, gimana cari kamu menghadapinya, menyelesaikan dan berdamai dengannya.


Tulisan Lainnya:

Tidak ada komentar: