Rudy Habibie (Habibie & Ainun 2) adalah film yang gue rekomendasiin untuk ditonton.
Rudy Habibie adalah kisah masa muda bapak B.J Habibie. Menceritakan ketertarikannya dengan pesawat terbang dari usianya yang masih anak-anak. Kedekatan beliau dengan sang Ayah.

Kecerdasan, kejeniusan beliau berhasil mengantar beliau mendapat beasiswa kuliah di RWTH, Aachen-Jerman. Di sana Rudy ingin mewujudkan keinginannya untuk membangun Industri Dirgantara di Indonesia. Menjadi ketua PPI Achen dan didukung oleh kawan-kawannya seperti Lim Keng Kie, Piter, Poltak dan Ayu menjadikan Rudy begitu semangat mewujudkan keinginannya tersebut. Walaupun terkendala oleh mahasiswa-mahasiswa yang menentang gagasan Rudy, hal itu tak menyurutkannya. Malah semakin memacu Rudy. Sakit TBC tulang pun tak menghalanginya.

Sekalipun berada di negara maju, jiwa nasionalisme Rudy tak pernah padam, malah semakin bergelora. Hal ini membuat salah seorang pelajar keturunan Polandia Illona Ianovska jatuh hati kepada Rudy. Illona adalah cinta pertama Rudy sewaktu di Jerman. Kisah cinta mereka terhalang oleh perbedaan keyakinan dan suku bangsa. Illona begitu menghargai Rudy yang begitu mencintai Indonesia melebihi cintanya pada Illona.

Banyak hal menarik lainnya yang bisa disimak di film ini.Salut sama perjuangan bapak Habibie.
Banyak juga kata-kata menarik yang saking banyaknya gue nggak bisa ingat semuanya :)

"Kalau Tuhan lebih besar dari agama, apa mungkin manusia lebih besar dari negaranya?"
"Jadilah seperti mata air. Bila dirimu air yang jernih, maka sekitarmu akan bersih.
Tapi, bila dirimu kotor, di sekitarmu juga ikut kotor."
"Mata air yang baik selalu muncul di tanah yang bergolak."

Komentar gue soal film Rudy Habibie, akting seorang Reza Rahadian nggak diragukan lagi. Gilak! Total abis. Setuju kalo akting dia di film Rudy ini lebih in lagi dibanding akting pertamanya di Habibie & Ainun, 2012. Kedekatan Reza dengan pak Habibie membuat Reza semakin menyatu dengan sosoknya. Chelsea Islan, perannya sebagai Illona terlihat natural. Chemistry dengan Reza begitu terasa. Yang bikin gue sreg liat aktingnya Chelsea waktu Illona adu argumen sama Rudy di jembatan setelah keluar dari ruang pesta dansa. Terus perubahan air mukanya dari ceria berdansa lalu tiba-tiba Rudy datang dan berdansa dengannya, wihh...keren.

Dian Nitami berperan sebagai ibunda Rudy, apik juga. Lama nggak lihat Dian di layar lebar, aktingnya tetap memukau. Gesture-nya, suaranya memerankan seorang ibu yang tegar dan bijaksana benar-benar bisa memperlihatkan sosok ibu bapak Habibie yang tidak diketahui sebelumnya.Teman-teman seperjuangan Rudy, Lim Keng Kie (Ernest Prakasa), Piter Manusama (Pandji Pragiwaksono), Poltak Hasibuan (Boris Bokir) dan Ayu (Indah Permatasari) akting keempatnya bagus. Tiga orang komik bermain di film bergenre drama, bisa serius. Unsur komedinya ada sedikit berkat celetukan-celetukan lucu dari seorang Boris.

Di poster film yang terpampang nampak hanya tokoh-tokoh utamanya. Ternyata ada Cornelio Sunny berperan sebagai Pantja (di sini Lio terlihat lebih gemuk dibanding saat berperan di film "3"). Ada Paundrakarna juga yang terlihat berbeda dengan kumisnya dan lebih kurus. Lama tidak melihat Paundrakarna di layar kaca maupun layar lebar. Dan ada Stuart Collin juga yang melintas di awal-awal film.

Nggak diragukan lagi film besutan Hanung Bramantyo selalu keren. Dengan lokasi syuting yang begitu indah di Jerman dan juga Jakarta, nggak heran kalo budget film Rudy ini begitu besarnya. Set lokasi yang dibikin seperti keadaan tahun '50-an, wardrobe nya, wihh...okeh banget. Skenarionya ditulis oleh Ginanti S.Noer.

Soundtrack filmnya diisi oleh Cakra Khan dan CJR.
Faktanya, film ini keren. Masalahnya, film ini keren. Solusinya, film ini patut ditonton!
Judul Buku: Perempuan Patah Hati yang Kembali Menemukan Cinta Melalui Mimpi
Penulis: Eka Kurniawan
Hal: 170 halaman
Penerbit: Bentang Pustaka, 2015

Lagi liat-liat koleksi sastra di toko buku, mata gue tertuju sama judul buku ini. Ini adalah buku karya Eka Kurniawan yang pertama kali gue baca. Sebelumnya gue udah pernah liat buku Eka yang judulnya Cantik Itu Luka. Gambar covernya menarik, tapi hati gue belum ketarik untuk beli bukunya.
Meskipun udah ada temen gue yang referensiin buku itu, gue mau tau dulu tulisan Eka seperti apa.

Buku Perempuan Patah Hati yang Kembali Menemukan Cinta Melalui Mimpi (panjang ye judulunya hihihi) adalah kumpulan cerpen. Dari review yang gue baca di goodreads, judul-judul kumpulan cerpen ini sebelumnya sudah pernah tayang di koran dan majalah nasional.

Daftar isinya sebagai berikut:

1. Gerimis yang Sederhana
2. Gincu Ini Merah, Sayang
3. Perempuan Patah Hati yang Kembali Menemukan Cinta Melalui Mimpi
4. Penafsir Kebahagiaan
5. Membuat Senang Seekor Gajah
6. Jangan Kencing di Sini
7. Tiga Kematian Marsilam
8. Cerita Batu
9. La Cage aux Folles
10. Setiap Anjing Boleh Berbahagia
11. Kapten Bebek Hijau
12. Teka-teki Silang
13. Membakar Api
14. Pelajaran Memelihara Burung Beo
15. Pengantar Tidur Panjang

Membaca karya Eka kesan yang didapat sederhana, tak terduga, sedikit menyindir, dan orisinil.
Dari lima belas judul di atas gue suka Cerita Batu dan Teka-teki Silang. Eka bisa membuat sebuah batu, benda mati menjadi bernyawa dan bercerita soal keadilan. Teka-teki Silang, gue suka karena ceritanya tak terduga. Soal dan jawaban itu adalah sebuah pertanda dan menarik di akhir cerita :)

Kalau judul bukunya sendiri menarik juga. Dimana seorang perempuan yang patah hati berhasil menemukan kembali cintanya melalui mimpi. Pingin rasanya seperti perempuan itu dikasih liat pasangan hidupnya melalui mimpi dan saling mencari. Rasanya gimanaaa gitu :)

Kapten Bebek Hijau itu menurut gue ngajarin kalo berbeda itu membawa keuntungan tersendiri. Gincu Ini Merah, Sayang kisah yang miris buat gue. Seorang mantan PSK yang dinikahi pelanggannya malah tertolak. Yang membingungkan buat gue Tiga Kematian Marsilam. Kayaknya nggak cukup sekali baca buku Eka supaya ketemu feel nya :)

Buat penyuka sastra, buku Eka ini bisa jadi referensi.