Workshop Blog SMP Chairiyah Mansyuriah, Tambora

2 Comments
Weekend yang bermanfaat. Sabtu minggu lalu, 15 Oktober 2016 gue sama dua orang temen ngadain workshop di SMP Chairiyah Mansyuriah, Tambora, Jakarta Barat. Itu almamater SMP salah satu temen gue.  Workshop yang kita adain yaitu, cara membuat blog.

Di era yang serba digital ini, menurut kami anak-anak remaja perlu dikenalkan dengan yang namanya blog. Paling nggak, mereka punya wadah untuk membuat sesuatu yang berguna. Jujur aja, gue sendiri masih nggak terlalu gape soal per-blog-an ini. Berdua sama temen yang gue kenal juga dari blog, kami menyusun materi yang akan dikenalkan ke teman-teman SMP Chairiyah Mansyuriah. Karena informasi yang kami dapatkan workshop ini diperuntukkan siswa Kelas 1 SMP, kami pun menyiapkan materi yang nggak terlalu berat-berat banget supaya mereka nggak jenuh, bosan. Konten tulisan kami minimalis, kami perbanyak konten gambar dan video. Anak-anak seumur itu kan lebih ke visual dibanding tulisan. Selain itu kami juga mengajak mereka untuk praktek langsung membuat blog secara berkelompok (mengingat keterbatasan laptop yang ada, karena sebagian sedang dipakai untuk RaKer teman-teman guru).

Berbagai jenis blog kami kenalkan dari mulai Raditya Dika, Trinity bahkan sampai Captain Ruby (food blogger). Semua sosial media semacam facebook, path, instagram, twitter, line, banyak yang sudah familiar. Apalagi dikalangan anak remaja, sosial media dijadikan tempat curhat positif maupun negatif. Dengan adanya workshop ini kami ingin mengenalkan pada teman-teman remaja ini untuk bisa lebih berkreasi yang positif tentunya dengan membuat blog. Kami juga memberi tahu kepada mereka keuntungan menjadi blogger, yaitu bisa dikenal banyak orang dan pastinya bisa menjadi trend setter untuk bidang-bidang tertentu. Kami ingin menggali MINAT mereka dulu. Karena menurut gue untuk menjadi seorang blogger itu perlu minat. Kalo lo nggak punya itu, sekalipun punya blog, halamannya akan kosong melompong dan nggak bermanfaat.

Blog itu juga sama seperti Diary tapi, ini versi online. Versi dimana siapa saja yang mengetahui alamat blog lo bisa baca dan bisa komen. Jadi, kalo lo mau nulis hal-hal yang negatif, mending nulis di buku Diary aja deh, jangan online. Kalo lo mau nulis Diary online, isilah dengan hal-hal yang positif, yang bisa menginspirasi dan dengan begitu pelan tapi, pasti akan banyak orang yang suka dan follow blog lo.

Dari lima kelompok yang kami buat, sudah bisa terlihat kelompok mana yang antusias, juga dari orang per orangnya. Yang bikin kami seneng, respon teman-teman remaja ini tidak mengecewakan. Padahal ini workshop pertama kami. Menurut temen gue yang almamater sekolah itu, Kepala Sekolahnya menyiapkan 50 siswa yang dibagi menjadi dua gelombang. Nah, ini baru gelombang 1 (23 siswa yang hadir dari 25 siswa) masih ada gelombang 2 yang masih dalam pembahasan kapan mereka akan mengikuti workshop ini. Kami juga sudah memberikan tugas untuk gelombang 1 yang nantinya untuk kami bisa menjadi alat ukur siapa yang benar-benar serius dengan blog ini. Dari jumlah yang sudah pasti, nantinya kami ingin mengajarkan mereka materi yang lebih variatif lagi.

Gue seneng akhirnya bisa berkegiatan lagi setelah berbulan-bulan bahkan tahun gue vacum nggak berkegiatan (lagi mager hehehe). Semoga teman-teman remaja ini bisa merasakan manfaat nge-blog sedari dini jadi, suatu hari nanti mereka bisa menjadi seseorang yang berhasil dari blog.

Salam blog :)


Tulisan Lainnya:

2 komentar: