Ayat-Ayat Cinta 2

0 Comments
Di penghujung 2017, di bulan Desember kemarin gue nonton film Ayat-Ayat Cinta 2. Waktu Ayat-Ayat Cinta 1 gue hanya nonton di tivi. Di AAC 1, dikenalkan tokoh Fahri, Mariah dan Aisha di mana Fahri yang di jodohkan dengan Aisha, menikah dan akhirnya menikahi Maria juga yang begitu mencintai Fahri bahkan sampai rela menjadi mualaf. Tapi, pada akhirnya karena penyakit yang di derita Mariah, Mariahpun meninggal dan Fahri tetap bersama Aisha. Sosok Fahri yang pintar, ganteng, baik, pengertian, lembut, memang bisa membuat perempuan klepek-klepek :D

Sempet bingung gue waktu liat trailer film AAC 2. Begitu bertebaran wanita-wanita cantik dan Fahri yang terlihat lebih dewasa karena, sudah menjadi seorang dosen yang mengajar di salah satu universitas di Edinburgh, UK. Di awal cerita tak nampak sosok Aisha. Rupanya Aisha menjadi salah satu sukarelawan ke Palestina dan dalam waktu yang cukup lama tak terdengar lagi kabar beritanya sampai Fahri memutuskan untuk menerima perjodohannya dengan Hulya, sepupu Aisha.  

Kembali ke sosok Fahri yang begitu terlihat sempurna dengan ketaatan beragama-nya, santun, baik, pintar, pengertian, perhatian, lembut, membuat banyak perempuan jatuh hati padanya dan dikagumi banyak orang. Gue juga sempet bertanya, apa ada ya sosok Fahri nyata di keseharian? Rasa-rasanya hanya di film aja hehehe... kang Abik begitu sempurna melahirkan sosok Fahri :) Apakah Fahri bisa kembali bertemu dengan Aisha?

Di UK ini Fahri mengalami diskriminasi soal teroris karena adanya kasus bom di London yang membuat semua orang hilang percaya dengan kaum muslim yang ada di sana. Tapi, bukan Fahri namanya kalau tidak bisa menunjukkan kebenaran dan memberitahukan bahwa tidak semua muslim itu adalah teroris.

Pemeran-pemeran di AAC 2 ini aktingnya ga di ragukan lagi. Ga hanya serius, ada sisi lucunya juga karena ada Arie Untung dan Panji Pragiwaksono. Hanya saja yang bikin gue kecewa pemeran Aisha-nya berubah. Di AAC 1 Aisha diperankan oleh Rianti Cartwright, di AAC 2 diperankan oleh Dewi Sandra. Harusnya bisa konsisten pemainnya :) bukannya akting Dewi Sandra ga bagus, hanya aneh aja berubah orang. 

Lagi-lagi AAC ini mengangkat soal poligami tapi, pada akhirnya cinta sejati lah yang menang. Ketabahan dan keikhlasan Aisha dimadu itu ga dimiliki semua perempuan loh. Perempuan mana yang mau di madu? Melihat suami sendiri berbagi hati dan kasih sama perempuan lain apalagi tinggal satu atap butuh kesiapan mental yang amat sangat. Gue kalo punya suami kayak Fahri ga bakalan gue kasih kerja. Mendingan gue yang kerja, dia yang di rumah. Dari pada dilirik banyak cewek-cewek cantik hahaha..

Well..kalo yang mau liat kegantengan Fedi Nuril, nonton deh. Setelah punya anak, aura kebapakannya keluar dan malah bikin Fedi tambah keren :D #gagalfokus


Tulisan Lainnya:

Tidak ada komentar: