Liburan Day 2: Jelajah Transportasi dan Belanja

0 Comments
Hari kedua. Diawali dengan berencana mencoba moda transportasi yang ada di Malaysia, gue barengan sohib menuju stasiun MRT Bukit Bintang. Gue lupa start-nya jam berapa cuman pas sampe di stasiun MRT nya, kami nyoba cara pake mesin tiket yang ada di situ. Tujuan kami ke KL Sentral, harga tiketnya per orang 1,8RM. Uang kami masukkan, kami kira sama seperti mesin kartu commuter yang ada di Jakarta, tiket yang keluar dalam bentuk kartu. Di Malaysia ternyata dalam bentuk koin plastik. Kami memperhatikan orang lain yang membeli tiket juga, ternyata memang dalam bentuk koin. 

Yang bikin gue bingung, koin plastik itu apa iya bisa dipake buat nge-tap? Harusnya gue ga usah mikiri pertanyaan itu ya. Toh emang udah di desain seperti itu hehehe.. Setelah nge-tap koin gue simpen di kantong karena, pasti pas mau keluar stasiunnya dipake lagi. Sampe di KL Sentral, kami mencoba mencari moda transport yang lain. Karena selain MRT, Malaysia punya LRT, komuter, dan bus. Kami bingung cara pakai mesin tiket yang ada. Karena di satu mesin itu bisa dipakai untuk membeli tiket MRT, LRT, komuter. Lalu kami keluar KL Sentral. Kami liat ada bis tingkat yang atapnya kebuka gitu. Kami gugling soal bis city tour dan itulah penampakan bis-nya. Tapi, bis itu berbayar. Kami coba cari info soal bis yang lain. Dapatlah kami tau soal bis gratis yang disebut GoKL. Bis itu benar-benar gratis dan jalur lintasannya bisa di bilang semua jalan di daerah KL.

Kami pun memutuskan mencoba naik GoKL dengan tujuan Muzium Negara. Kami berpikiran bis GoKL itu akan berhenti di setiap haltenya meskipun tak ada orang yang naik atau turun. Rupanya pikiran kami salah. Kami hanya bisa bengong saat bis itu melaju terus melewati Muzium Negara. Kamipun memutuskan berhenti di halte berikutnya yang tidak tau pasti apa nama haltenya.

Kami menyusuri jalan yang mengarah ke satu komplek tujuan wisata, karena di kawasan itu ada planetarium, masjid Negara, Muzium police, Muzium Islam, KL bird park, dan lain-lain. Kami memutuskan memilih planetarium. Masuk planetarium, kami menuju ruang teater yang sekiranya mau muter film berikutnya. Setelah membayar 12RM per orang, kamipun menonton filmnya. Gue sendiri lupa gimana tampilan dalam dan luas planetarium Jakarta. Kalo yang di Malaysia ini menurut gue luas juga dengan teater dan ruang pamerannya. Dari planetarium rencananya kami mau ke Muzium Islam Dan kebudayaan tapi, per orang bayar 14RM. Kami memutuskan menundanya.

Dari sana kami berniat menuju Dataran Merdeka memakai bis GoKL lagi. Berhubung selesai keliling-keliling jam 12 siang, kami mencoba mencari kedai makan. Kamipun menyusuri jalan di belakang halte bis dan kami menemukan kantin yang menjual nasi goreng, mee goreng, dan lain-lain. Kami pesan nasi goreng kampung kosong (telur saja) dan es teh manis. Setelah pesanan kami tiba, nasi gorengnya ga kosong-kosong amat. Ada sayur, teri dan telur. Udah gitu rasanya endes bingit. Nasgor kampung kosong 5RM, es teh manis 3RM. 16RM berdua dan kenyang. Puji Tuhan..

Selesai makan, kami melanjutkan pencarian Dataran Merdeka yang ada tulisan I ❤ KL. Perjalanan dengan GoKL ini kami akhiri di plaza Mara. Dengan mencari bantuan om gugel, kami menyusuri jalan sesuai arahan si om. Tapi, perjalaannya panjang gila dan kaki rasanya mau copot. Alhirnya kami putuskan ke KLCC aja. Dari mesjid Jamek, kami naik kereta. Beli tiket, dan tanpa tanya-tanya lagi langsung aja naik kereta yang datang. Setelah dilihat ternyata salah naik jurusan. Kami turun di Hang Tuah. Dari situ baru tanya ke petugas kalo mau ke KLCC arah ke mana. Kami di minta balik lagi ke mesjid Jamek, dari situ tukar kereta yang turun ke bawah. Oemjiii... Ternyata begitu caranya. Harga tiket dari mesjid Jamek-KLCC itu sekitar 2RM per orang.

KLCC itu menurut gue mirip-mirip Grand Indonesia gitu. KLCC itu melekat dengan menara kembar Petronas rupanya. Begitu luat menara itu gue feel amaze. Ga nyangka gue di Malaysia, liat langsung yang selama ini gue cuman liat gambar-gambarnya aja. Dari KLCC kami nge-grab sampe hotel. Tadinya mau naik GoKL lagi tapi, ga narik. Sampe hotel, istirahat bentar terus lanjut lagi.

Sohib gue belanja baju, sepatu, gue juga ikutan beli sepatu, pokoknya hari kedua ini belanja! Udah ya, rehat dulu esok sambung jembali.


Tulisan Lainnya:

Tidak ada komentar: